PERKEMBANGAN  ILMU  MANAJEMEN
perkembangan awal teori managemen
            Ada 2 tokoh managemen yang mengawali munculnya managemen ilmiah ,yaitu Robert Owen dab Charles babbage. Robert owen (1771-1858) pada mulanya tahun 1800an Robert owen menekan kan pentingnya unsur manusia dalam produksi. Dia membuat perbaikan perbaikan dalam kondisi kerja .
·         Sejarah perkembangan teori managemen
Periode waktu
Aliran managemen
Contributor

1870-1930

Managemen ilmiah

Federick  W.taylor
Frank dan Lillian gilbreth
Henri gantt
Harington emerson

1900-1940

Teori organisasi klasik

Henri fayol
Jame d.mooney
Mary parker follett
Herbert simon
Chester I.banard

1930-1940

Hubungan manusiawi

Hawthorne studies
Elton mayo
Fritz Roethlisberger
Hugo munsterberg

1940-sekarang

Managemen modern

Abraham maslow chris
Argyris, douglas mcgregor, edgar schien , david McCleland, Robert blake & jane mouton , ernest dale, peter drucker ,dan sebagainya serta ahli-ahli operation research (management science)

MANAGEMEN DAN ORGANISASI
1.     Kekuatan social aspek-aspek budaya yang membimbing dan mempengaruhi hubungan antar manusia , yakni nilai-nilai , kebutuhan dan standart perilaku.kekuatan social yang signifikan di masa ini adalah perubahan sikap , pemikiran dan nilai-nilai yang di anut oleh karyawan dari generasi y (terkadang di sebut nexters).
2.      Kekuatan politik adalah pengaruh , lembaga politik dan hukum terhadap manusia dan organisasi. kekuatan politik mencakup berbagai pemikiran yang mendasari system politik, seperti ke utamaan self-goveretmenatau kedaulatan memerintah , hak kepemilikan , hak kontrak ,pengertian ke adilan , dan keputusan bersalah  atau tidak bersalah dalam kasus criminal.

3.     Kekuatan Ekonomi kekuatan yang memengaruhi ketersediaan , produksi dan distribusi sumberdaya suatu masyarakat di tengah persaingan pengguna. Pemerintah , lembaga militer ,gereja sekolah dan organisasi bisnis di setiap masyarakat memerlikan sumberdaya guna mencapai tujuan mereka, dan kekuatan ekonomi memengaruhi alokasi sumber daya yang langka. Satu tren adalah tumbuhnya kekuatan ekonomi Negara-negara kurang berkembang
 PERSPEKTIF KLASIK
          Perspektif managemen yang muncul pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang mengutamakan pendekatan rasional dan ilmiah terhadap ilmu managemen , serta berupaya menjadikan organisasi sebagai mesin kerja yang efisien. Praktik manajemen dapat di lacak hingga 3000 tahun sebelum masehi , yakni zaman organisasi pemerintahan pertama yang di kembangkan oleh bangsa sumeria dan mesir, namun studi formal manajemen relative masih baru. Studi awal manajemen yang kita kenal sekarang di mulai dengan apa  yang kini di sebut sebagai perspektif klasik (perspektif klasik).
MANAJEMEN ILMIAH
          Bagian dari perspektif manajemen klasik yang menekankan pekerjaan dan prktik manajemen yang berbasis ilmiah sebagai cara untuk meningkatkan efisiesi dan produksifitas pekerja.

Karakteristik manajemen ilmiah
Pendekatan umum
·         membuat metode standar untuk melakukan setiap pekerjaan
·         memilih pekerja dengan kemampuan yang sesuai untuk setiap pekerjaan
·         mengerjakan metode standar kepada pekerja
·         membantu pekerja dengan merencanakan pekerjaan mereka dan menghilangkan gangguan
·         member insentif gaji untuk pekerja yang menghasilkan output lebih banyak.
Kontribusi
·         menunjukkan pentingnya kompensasi bagi kinerja
·         menggagas penelitian yang saksama terhadap tugas dan pekerjaan
·         menunjukkan pentingnya seleksi dan penelituan personel
Kritik
·         tidak mementingkan konteks social pekerjaan dan kebutuhan pekerja yang lebih banyak
·         tidak mengakui keragaman individu
·         cenderung menyeragamkan pekerja serta mengabaikan ide-ide dan saran mereka
ORGANISASI BIOKRATIS
            Satu bagian dari perspektif klasik  adalah sebuah pendekatan sistematis yang berkembang di eropa dan memandang organisasi sbagai suatu keseluruahan. Max weber (1864-1920) seorang ahli dari jerman , memperkenalkan sebagian besar dari konsep organisasi biokratis. Bagian dari perspektif dari menagemen klasik yang menekankan menajemen secara impersonal dan rasional dengan menggunakan berbagai elemen seperti otoritas dan tanggung jawab yang di definisikan dengan jelas catatan formal dan pemisahan antara manajemen dan kepemilikan.
PRINSIP-PRINSIP ADMINISTRATIF
            Kajian kajian manajemen klasik yang mengutamakan keseluruan organisasi pekerja individu dengan merinci funsi-fungsi manajemen perencanaan ,pengelolaan pemberian pemerintah pengoordinasian,pengendalian. Contributor pndekatan ini adalah henri fayol, mary parker follet dan chester I.barnard.
            Dalam karya pentingnya generan and industrial management fayol membahas 14 prinsip umum manajemen yang beberapa di antaranya menjadi bagian dari falsafah manajemen hari ini seperti:
·         Satu komando setiap bawahan menerima perintah dari 1 dan hanya 1 atasan
·         Pembagian kerja pekerjaan manajerial dan pekerjaan teknis di bagi guna menghasilkan kinerja yang lebih banyak dan lebih baik dengan tenaga yang sama.
·         Satu arahan . aktivitas yang seragam di organisasi harus di kelompokkan di bawah 1 manajer
·         Rantai scalar .rantai otoritas di buat dari tingkat organisasi teratas hingga terbawah dan harus menyertakan semua karyawan.
PERSPEKTIV HUMANISTIK
            Perspektif humanistic perspektif managemen yang muncul abad ke-19 dan menekankan pentingnya memahami peilaku kebutuhan dan sikap manusia di tempat kerja. Mary parker follet dan chester  barnard adalah  2pendukung awal dari perspektif yang lebih humanistic
GERAKAN HUBUNGAN MANUSIA
            gerakan hubungan manusia gerakan pemikitan dan praktik manajemen yang mengutamakan terpenuhinya kebutuhan dasar pekerja sebagai factor terpenting dari meningkatnya produktivitas mereka. Eksperimen hawtorne serangkaian eksperimen mengenai produktifitas pekerja yang di mulai pada tahun 1924 di instalasi hawthorn perusahaan western elektrik di illlinois eksperimen ini menyatakan bahwa meningkatnya produksivitas pekerja di pengaruhi oleh perilaku baik dar manager selama eksperimen ini di laksanakan.
PERSPEKTIF SUMBERDAYA  MANUSIA
            Perspektif ini menyaakan bahwa menejemen yang menyatakan bahwa oekerjaan harus di rancang guna memenuhi kebutuhan tingkat tinggi dari para pekerja dengan cara memunkinkan memungkinkan mereka menggunakan potensi yang sepenuhnya. Perspektif sumberdaya manusia tetap berfokus pada partisipasi pekerja dan kepemimpinan yang bijaksana namun penekanannya bergeser sehingga mencakup tugas harian pekerja perspektif ini menggabungkan aturan perencanaan tugas kerja dengan teori motifasi. Menurut perspektif  ini pekerjaan harus di rancang sedemikian agar tidak di pandang merendahkan , tetapi justru memungkinkan pekerja untuk mengerahkan potensi mereka.
PENDEKATAN ILMU PERILAKU
            Pendekatan  ini menggunakan metode ilmiah yang memanfaatkan sosiologi , psikologi , antropologi , ekonomi serta disiplin ilmu lain untuk mengembangkan teori-teori perilaku dan interaksi manusia dalam konteks organisasi. Selain itu pendekatan ini juga bagian dari perspektif managemen humanistic yang menerapkan ilmu social dalam konteks organisasi dengan mengambil teori-teori dari ilmu ekonomi.
PERSPEKTIF ILMU MANAGEMEN
          Perspektif managemen berkembang setelah perang dunia ke II dan menerapkan ilmu matematika ,statistic dan teknik-teknik kuantitatif lainnya untuk memecahkan masalah manajerial.
BEBERAPA KECENDERUNGAN HISTORIS TERKINI
Teori system
adalah  kumpulan bagian yang saling terhubung dan berfungsi sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan yang sama.
Pandangan kontingensi
            Konsep –konsep manajemen di anggap bersifat universal yaitu apapun yang berhasil dinterapkan di 1 organisasi (gaya kepemimpinan struktur birokratis) dapat di terangkan di organisasi lain
Manajemen kualitas total
            Konsep yang berfakus untuk mengelola keseluruhan organisasi untuk memberikan kualitas yang tinggi kepada pelanggan 4 elemen penting TQM adalah keterlibatan karyawan focus kepada pelanggan tolok ukur dan perbaikan berkelanjutan.
PEMIKIRAN MANAJEMEN INOVATIF DI MASA SULIT
Organisasi pembelajaran
            Dapat di dirikan sebagai organisasi yang di dalamnya semua orang berupaya mengenali dan memecahkan masalah , sehingga memungkinkan organisasi yang di dalamnya semua orang berupaya mengenali dan memecahkan masalah  sehingga memungkinkan organisasi tersebut untuk senantiasa bereksperimen ,berubah dan melakukan peningkatan guna meningkatkan kemampuan berkembang ,belajar dan mencapai ujuan
MENGELOLA TEMPAT KERJA BERBASIS TEKNOLOGI
Manajemen rantai pasokan  adalah proses pengelola rantai urutan pemasok dan pembeki , mengurusi smua terhadap pemrosesan dari memperoleh bahan baku hingga mendistribusikan barang jadi kepada pelanggan akhir.
Manajemen hubungan pelanggan memanfaatkan teknologi informasi modern untuk berhubungan dengan pelanggan serta mengumpulkan dan mengelola data pelanggan dalam jumlah besar
Outsourching teknologi informasi juga ikut menyebabkan maraknya penerapan outsourching yaitu mengontrak organisasi lain untuk melakukan fungsi atau kegiatan tertentu yang mampu melakukan secara efisiaen biaya.
read more

Mutu adalah paduan sifat-sifat barang atau jasa, yang menunjukkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, baik kebutuhan yang dinyatakan maupunyang tersirat. empat usaha mendasar untuk menghasikan mutu :
1.ciptakan situasi menang-menang, bukan kalah-menang.
2.
utamakan menumbuhkan motivasi intrinsik dalam diri setiap orang.
3.
berorientasilah pada proses dan hasil jangka panjang.
4.
utamakan mengembangkan kerja sama, bukan persaingan.
Pada dasarnya seorang manajer harus selalu melakukan kontrol terhadap kinerja para karyawannya guna mengantisipasi adanya cyberslacker.
Kontrol organisasi adalah proses sistematis yang digunakan manajer untuk mengatur aktivitas organisasi agar tetap konsisten dengan pengharapan yang telah dibuat dengan rencana, target dan standar kinerja
Memilih standar dan ukuran yaitu organisasi fokus pada pengukuran dan pengawasan kinerja keuangan seperti penjualan, pendapatan dan keuntungan.
Kartu skor berimbang berisi 4 perspektif utama yaitu:
1.      kinerja keuangan.
2.      layanan pelanggan.
3.      proses bisnis internal dan kapasitas organisasi untuk belajar dan tumbuh.
v Model Kontrol Umpan Balik
Langkah-langkah kontrol umpan balik
1)      Membangun standar kinerja, yang akan menjadi pembanding dari aktivitas-aktivitas organisasi.standart kinerja dapat terdiri atas “mengurangi angka penolakan dari 15 hingga 3 persen”. Meningkatkan pengembalian investasi perusahaan hingga 7%.atau mengurangi jumlah kecelakaan menjadi 1dari setiap 100.000 jam bekerja.

2)      Mengukur kinerja yang ada, sebagian besar organisasi mempersiapkan laporan formal tentang pengukuran kinerja kuantitatif yang di tinjau oleh manager stiap hari, minggu, atau bulan pengukuran ini harus berhubungan dengan standart yang telah di tetapkan dalam langkah pertama proses control.
3)      Membandingkan kinerja dengan standar,adalah membandingkan aktivitas yang ada dengan standar kinerja laporan kinerja menyederhanakan perbandingan dengan menempatkan standar kinerja untuk periode laporan dan kinerja yang ada untuk periode yang sama serta dengan menghitung perbedaannya yaituperbedaan antar setiap jumlah yang ada dengan standar yang di asosiasikan.
4)       Lakukan tindakan koreksi,dalam pendekatan tradisional atas ke bawah dalam melakukan control , manager akan melakukan wewenang formalnya untuk membuat perubahan yang penting.ia dapat mendorong pegawai untuk bekerja lebih keras,mendesain ulang proses produksi atau memecat pegawai.
v Aplikasi Untuk Anggaran
Anggaran merupakaan laporan yang berisi laporan pengeluaran terkini dan terencana.
Jenis-jenis anggaran
1.
Anggaran biaya,terdiri atas biaya antisipasi dan biaya actual untuk setiap pusat
    Pertanggung  jawaban dan untuk organisasi secara keseluruhan.
2.
Anggaran pendapatan, anggaran yang mengidentifikasi pendapatan perkiraan
    Dan  pendapatan actual organisasi.
3.
Anggaran kas, anggaran yang menghitung dan melaporkan arus kas dalam basis
    harian atau mingguan untuk menjamin bahwa perusahaan memiliki kas yang cukup untuk
    memenuhi kewajibannya.
4.
Anggaran modal, anggaran yang merencanakan dan melaporkan investasi dalam aset besar
    untuk di depresiasi setelah beberapa tahun.
v Kontrol Keuangan
Seorang manajer harus mengawasi kinerja keuangan yang ditunjukkan dalam organisasi
· Laporan keuangan
Berisikan informasi yang digunakan untuk mengontrol keuangan dari sebuah organisasi
-
Neraca keuangan yaitu menunjukkan posisi keuangan sebuah perusahaan yang berhubungan dengan aktiva dan kewajiban dalam waktu tertentu.

- Laporan laba/rugi yaitu meringkas kinerja keuangan untuk interval, biasanya periode satu tahun.
v Analisis Keuangan Menafsirkan Angka
Seorang manajer harus mampu mengevaluasi sebuah laporan keuangan yang membandingkan kinerja perusahaan dengan data terdahulu atau norma-norma industri. Hal ini berfokus pada rasio, statistik yang menunjukkan hubungan.
Rasio sendiri dinyatakan sebagai fraksi atau proporsi
Macam Rasio
-
Rasio likuiditas adalah perbandingan keuangan yang menunjukkan kemampuan organisasi untuk memenuhi kewajiban utangnya.
-
Rasio aktivitas adalah rasio keuangan yang menukur kinerja internal organisasi yang berhubungan dengan aktivitas penting yang ditentukan oleh manajemen.
-
Rasio keuntungan adalah rasio keuangan yang menggambarkan keuntungan milk perusahaan yang berkenaan dengan sumber daya keuntungan (misalnya penjualan atau jumlah aset).
-
Rasio laverage adalah aktivitas pendanaan dengan uang pinjaman.
v Filosofi Kontrol Yang Berubah-Ubah
Pendekatan yang dilakukan manajer untuk mnjalankan kontrol terus menerus berubah dalam banyak organisasi, banyak perusahaan yang mengadopsi proses kontrol desentralisasi daripada hierarki.
1. Pendekatan hierarki versus pendekatan desentralisasi
· Kontrol hierarki merupakan penggunaan aturan, kebijakan hierarki wewenang dan alat formal lainnya untuk memengaruhi perilaku pegawai dan menilai kinerja
· Kontrol desentralisasi merupakan penggunaan budaya perusahaan, norma kelompok dan fokus terhadap tujuan daripada aturan dan prosedur, untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.
2. Manajemen buka-buku
    Berbagai informasi keuangan dan hasil-hasilnya dengan semua pegawai di organisasi. Tujuan dari manajemen buka buku adalah untuk membuat setiap pegawai berpikir dan bertindak seperti seorang pemillik bisnis.
3. Manajemen kualitas total (TQM)
     Komitmen seluruh anggota perusahaan untuk menanamkan kualitas ke dalam setiap aktivitas dengan cara melakukan perbaikan terus-menerus.
Teknik-teknik TQM
Penerapan manajemen kualitas total terdiri atas penggunaan beragam teknik diantaranya
1)
siklus kualitas, adalah sebuah kelompok Yang terdiri dari 6 hingga 12 pegawai sukarela
    yang bertemu secara rutin untuk membahas dan menyelesaikan masalah untuk
    mepengaruhi kualitas kerja mereka.
2)
 tolak ukur, adalah proses berkelanjutan dari pengukuran produk pelayanan dan
    praktik dibandingkan dengan pesaing terkuat atau perusahaan yang di anggap
    sebagai perusahaan teruggul di industrinya guna mengidentifikasi area yang harus di perbaiki,
3)
prinsip six sigma, pendekatan kendali mutu yang ,emperhitungkan segala hal dan
    menekankan pengejaran yang disiplin dan gigih untuk mencapai kualitas yang lebih
    tinggi serta biaya yang lebih rendah.
4)
siklus waktu yang berkurang, langkah yang di ambil oleh perusahaan untuk menyelesaikan
    suatu proses.
5)
perbaikan terus-menerus, pelaksanaan sejumblah besar perbaikan tambahan kecil di semua
    area organisasi secara terusmenerus.
v Tren Dalam Kendali Mutu
Berikut Ini Merupakan Tren Besar Dalam Kendali Mutu
1)
Standar Kualitas Internasional, standart yang merupakan hasil dari consensus internasianal
    tentang syarat manajemen kualitas yang baik sebagaimana yang di uraikan oleh internasional
    organization for standardization.
2)
Sistem Kontrol Keuangan Baru
3)
Pertambahan Nilai Ekonomi (Eva),system control yang mengukur kinerja yang berkenan    dengan keuntungan setelah pajak di kurangi biaya modsl yang di investasikan pada aset nyata.
4)
Pertambahan Nilai Pasar (Mva), system control yang mengukur perkiraan pasar
    Saham terhadap nilai perusahaan terdahulu dan proyek investasi modal yang di harapkan.
5)
Pembiayaan Berbasis Aktivitas (Abc)
6)
Tata Kelola Perusahaan, sitem tata kelola organisasi sehingga kepentingan
     pemilik perusahaan dapat di lindungi.




















read more