0 komentar

keterampilan memberi motivasi

-->
Pada hakekatnya hampir semua orang ingin dihargai.Hal ini menunjukkan bahwa memperoleh penghargaan merupakan salah satu tuntutan setiap orang dalam hidupnya sehari-hari. Karena itu jika seseorang membutuhkan penghargaan yang lebih akan mendorong dirinya untuk memperbaiki tingkah laku dan mening katkan cara kerjanya.
Dalam proses pembelajaran penghargaan juga mempunyai arti yang penting. Karena dengan penghargaan memberikan penguatan atas tingkah laku positif peserta didik. Dan akan mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif serta bersemangat dalam belajar.Untuk itu menerapkan keterampilan memberikan penguatan secara sistematis berdasarkan cara dan prinsip yang tepat akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
1. Pengertian
Keterampilan memberi penguatan adalah respon yang positif terhadap tingkah laku peserta didik yang memungkinkan terulangnya kembali tingkah laku tersebut
2. Tujuan
Memberi penguatan terhadap tingkah laku positif peserta didik selama proses pembelajaran bertujuan:
a. Meningkatkan perhatian peserta didik.
b. Memudahkan peserta didik selama proses pembelajaran.
c. Membangkitkan dan memelihara motivasi.
d. Mengendalikan dan mengubah tingkah laku belajar yang negatif kearah tingkah laku belajar yang produktif.
e. Mengatur dan mengembangkan diri sendiri dalam mengajar.
f. Mengarahkan cara berpikir tingkat tinggi.
3. Prinsip Penggunaan Keterampilan Memberi Penguatan
a. Kehangatan dan Keantusiasan
Dalam memberikan penguatan hendaknya menunjukkan kehangatan dan keantusiasan secara efektif baik suara, mimik maupun gerakan badan.
b. Makna
Bila guru mengatakan kepada seorang peserta didik, “karangan anda sangat baik”, padahal karangan tersebut bukan hasil karyanya, maka penguatan yang diberikan tidak bermakna bagi peserta didik.Sebaiknya kepada peserta didik itu guru mengatakan, ” karangan akan lebih baik jika anda berusaha sendiri”. Dengan cara ini penguatan yang diberikan wajar dan bermakna bagi peserta didik yang bersangkuatan.
c. Hindakan Pemberian Respon Yang Negatif;
Respon negatif seperti komentar yang bernada menghina, ejekan kata-kata kasar, sindirian dan sebagainya, perlu dihindari karena akan mematahkan semangat peserta didik dalam mengembangkan dirinya.
4. Komponen Keterampilan Memberi Penguatan
a. Penguatan verbal, seperti: bagus, benar, tepat; pekerjaan anda baik sekali, saya gembira dengan hasil pekerjaan anda dan sebagainya.
b. Penguatan dengan mimik dan gerakan badan, seperti: senyuman, anggukan, acungan jempol, tepuk tangan. Hal ini dapat diikuti dengan penguatan verbal.
c. Penguatan dengan cara mendekati, seperti: berdiri di samping peserta didik, berjalan menuju kearah peserta didik, duduk dekat peserta didik/kelompok dan sebaginya. Hal ini dapat dibarengi dengan penguatan verbal.
d. Penguatan dengan sentuhan.
Guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap peserta didik atas usaha dan penampilannya dengan cara menepuk pundak, menjabat tangan atau mengangkat tangan peserta didik yang berprestasi di kelas. Penggunaan penguatan ini harus bijaksanan artinya dipertimbangakan umur, jenis kelamin dan latar kebudayaan setempat (umpamnnya mengelus-elus rambut ).
e. Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan atau tugas yang menyenangkan dapat dipakai sebagai penguatan.Misal: peserta didik yang dapat menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu dan baik dapat diberi tugas untuk membantu temannya yang kesulitan dan sebagainya.
f. Penguatan berupa simbol atau benda seperti: komentar tertulis pada buku peserta didik, kartu bergambar, bintang, lencana dan lainnya asal tidak terlalu mahal tapi bermakna simbolis.

Pada hakekatnya hampir semua orang ingin dihargai.Hal ini menunjukkan bahwa memperoleh penghargaan merupakan salah satu tuntutan setiap orang dalam hidupnya sehari-hari. Karena itu jika seseorang membutuhkan penghargaan yang lebih akan mendorong dirinya untuk memperbaiki tingkah laku dan mening katkan cara kerjanya.
Dalam proses pembelajaran penghargaan juga mempunyai arti yang penting. Karena dengan penghargaan memberikan penguatan atas tingkah laku positif peserta didik. Dan akan mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif serta bersemangat dalam belajar.Untuk itu menerapkan keterampilan memberikan penguatan secara sistematis berdasarkan cara dan prinsip yang tepat akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
1. Pengertian
Keterampilan memberi penguatan adalah respon yang positif terhadap tingkah laku peserta didik yang memungkinkan terulangnya kembali tingkah laku tersebut
2. Tujuan
Memberi penguatan terhadap tingkah laku positif peserta didik selama proses pembelajaran bertujuan:
a. Meningkatkan perhatian peserta didik.
b. Memudahkan peserta didik selama proses pembelajaran.
c. Membangkitkan dan memelihara motivasi.
d. Mengendalikan dan mengubah tingkah laku belajar yang negatif kearah tingkah laku belajar yang produktif.
e. Mengatur dan mengembangkan diri sendiri dalam mengajar.
f. Mengarahkan cara berpikir tingkat tinggi.
3. Prinsip Penggunaan Keterampilan Memberi Penguatan
a. Kehangatan dan Keantusiasan
Dalam memberikan penguatan hendaknya menunjukkan kehangatan dan keantusiasan secara efektif baik suara, mimik maupun gerakan badan.
b. Makna
Bila guru mengatakan kepada seorang peserta didik, “karangan anda sangat baik”, padahal karangan tersebut bukan hasil karyanya, maka penguatan yang diberikan tidak bermakna bagi peserta didik.Sebaiknya kepada peserta didik itu guru mengatakan, ” karangan akan lebih baik jika anda berusaha sendiri”. Dengan cara ini penguatan yang diberikan wajar dan bermakna bagi peserta didik yang bersangkuatan.
c. Hindakan Pemberian Respon Yang Negatif;
Respon negatif seperti komentar yang bernada menghina, ejekan kata-kata kasar, sindirian dan sebagainya, perlu dihindari karena akan mematahkan semangat peserta didik dalam mengembangkan dirinya.
4. Komponen Keterampilan Memberi Penguatan
a. Penguatan verbal, seperti: bagus, benar, tepat; pekerjaan anda baik sekali, saya gembira dengan hasil pekerjaan anda dan sebagainya.
b. Penguatan dengan mimik dan gerakan badan, seperti: senyuman, anggukan, acungan jempol, tepuk tangan. Hal ini dapat diikuti dengan penguatan verbal.
c. Penguatan dengan cara mendekati, seperti: berdiri di samping peserta didik, berjalan menuju kearah peserta didik, duduk dekat peserta didik/kelompok dan sebaginya. Hal ini dapat dibarengi dengan penguatan verbal.
d. Penguatan dengan sentuhan.
Guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap peserta didik atas usaha dan penampilannya dengan cara menepuk pundak, menjabat tangan atau mengangkat tangan peserta didik yang berprestasi di kelas. Penggunaan penguatan ini harus bijaksanan artinya dipertimbangakan umur, jenis kelamin dan latar kebudayaan setempat (umpamnnya mengelus-elus rambut ).
e. Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan atau tugas yang menyenangkan dapat dipakai sebagai penguatan.Misal: peserta didik yang dapat menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu dan baik dapat diberi tugas untuk membantu temannya yang kesulitan dan sebagainya.
f. Penguatan berupa simbol atau benda seperti: komentar tertulis pada buku peserta didik, kartu bergambar, bintang, lencana dan lainnya asal tidak terlalu mahal tapi bermakna simbolis.

      Pada hakekatnya hampir semua orang ingin dihargai.Hal ini menunjukkan bahwa memperoleh penghargaan merupakan salah satu tuntutan setiap orang dalam hidupnya sehari-hari. Karena itu jika seseorang membutuhkan penghargaan yang lebih akan mendorong dirinya untuk memperbaiki tingkah laku dan mening katkan cara kerjanya.
Dalam proses pembelajaran penghargaan juga mempunyai arti yang penting. Karena dengan penghargaan memberikan penguatan atas tingkah laku positif peserta didik. Dan akan mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif serta bersemangat dalam belajar.Untuk itu menerapkan keterampilan memberikan penguatan secara sistematis berdasarkan cara dan prinsip yang tepat akan meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
1. Pengertian
Keterampilan memberi penguatan adalah respon yang positif terhadap tingkah laku peserta didik yang memungkinkan terulangnya kembali tingkah laku tersebut
2. Tujuan
Memberi penguatan terhadap tingkah laku positif peserta didik selama proses pembelajaran bertujuan:
a. Meningkatkan perhatian peserta didik.
b. Memudahkan peserta didik selama proses pembelajaran.
c. Membangkitkan dan memelihara motivasi.
d. Mengendalikan dan mengubah tingkah laku belajar yang negatif kearah tingkah laku belajar yang produktif.
e. Mengatur dan mengembangkan diri sendiri dalam mengajar.
f. Mengarahkan cara berpikir tingkat tinggi.
3. Prinsip Penggunaan Keterampilan Memberi Penguatan
a. Kehangatan dan Keantusiasan
Dalam memberikan penguatan hendaknya menunjukkan kehangatan dan keantusiasan secara efektif baik suara, mimik maupun gerakan badan.
b. Makna
Bila guru mengatakan kepada seorang peserta didik, “karangan anda sangat baik”, padahal karangan tersebut bukan hasil karyanya, maka penguatan yang diberikan tidak bermakna bagi peserta didik.Sebaiknya kepada peserta didik itu guru mengatakan, ” karangan akan lebih baik jika anda berusaha sendiri”. Dengan cara ini penguatan yang diberikan wajar dan bermakna bagi peserta didik yang bersangkuatan.
c. Hindakan Pemberian Respon Yang Negatif;
Respon negatif seperti komentar yang bernada menghina, ejekan kata-kata kasar, sindirian dan sebagainya, perlu dihindari karena akan mematahkan semangat peserta didik dalam mengembangkan dirinya.
4. Komponen Keterampilan Memberi Penguatan
a. Penguatan verbal, seperti: bagus, benar, tepat; pekerjaan anda baik sekali, saya gembira dengan hasil pekerjaan anda dan sebagainya.
b. Penguatan dengan mimik dan gerakan badan, seperti: senyuman, anggukan, acungan jempol, tepuk tangan. Hal ini dapat diikuti dengan penguatan verbal.
c. Penguatan dengan cara mendekati, seperti: berdiri di samping peserta didik, berjalan menuju kearah peserta didik, duduk dekat peserta didik/kelompok dan sebaginya. Hal ini dapat dibarengi dengan penguatan verbal.
d. Penguatan dengan sentuhan.
Guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap peserta didik atas usaha dan penampilannya dengan cara menepuk pundak, menjabat tangan atau mengangkat tangan peserta didik yang berprestasi di kelas. Penggunaan penguatan ini harus bijaksanan artinya dipertimbangakan umur, jenis kelamin dan latar kebudayaan setempat (umpamnnya mengelus-elus rambut ).
e. Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan atau tugas yang menyenangkan dapat dipakai sebagai penguatan.Misal: peserta didik yang dapat menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu dan baik dapat diberi tugas untuk membantu temannya yang kesulitan dan sebagainya.
f. Penguatan berupa simbol atau benda seperti: komentar tertulis pada buku peserta didik, kartu bergambar, bintang, lencana dan lainnya asal tidak terlalu mahal tapi bermakna simbolis.


read more
0 komentar

FestivaL malang tempoe doeloe


-->
FeSTIVAL MALANG TEMPOE DULU
                Festival malang tempo dulu adalah vestifal yang di adakan tiap tahum di kota malang hal ini di lakukan untuk mengingat kembali kota malang sebelum menjadi koota besar seperti sekarang, seperti tahun-tahun sebelumnya lokasi malang tempo dulu di adakan di jalan besar ijen. Dan tahun ini tema yang di usung adalah world heritage site yang artinya yaitu “ malang sebagai situs warisan dunia”. Dalam iven ini atmosfer tempoe doeloe, mulai dari setting lokasi , dekorasi tiap panggung , dekorasi stand sampai dengan kostum pengunjung mendekati suasana tempoe doeloe ( y meski tiap pengunjung tidak di haruskan menggunakan kostum “tempoe doeloe” :))
            Di malang tempoe doeloe pengunjung dapat menikmati berbagai suguhan jajanan ala tempo doeloe seperti “Gulali” “gula kacang” “kacang rebus” “ cenil” “tebu” dll , tidak hanya itu di malang tempoe doloe juga terdapat berbagai panggung pertunjukan kesenian tradisional seperti “wayang kulit” tapi kesenian modern jg ada sih J , lomba-lomba stand yang menjual  sooevenir bernuansa tempoe doeloe , pokoknya yang berbau tempo doeloe  itu ada semua di malang tempoe doeloe ( jd di malang tempoe doeloe gw bs bernostalgia teringat waktu masih kecil dulu hehe..)
            Tahun ini kali ke 3 saya jalan-jalan di malang tempoe duloe , mungkin dari ke 3nya itu yang paling seru ya kali ke 3 ini,, karena di tahun ini saya bisa jalan di malang tempoe doeloe dengan banyak teman kalau yang sebelum sebelumnya mungkin Cuma sama 2 orang atau 5 orang tapi tahun ini bener-bener rame.. temen kos,temen kampus. Tidak hanya itu kami juga pakai kostum seperti tempoe doeloe... J. Neh aq kasih liat foto-foto yang sempat di abadikan di tengah2 keasyikan penjalannan kami... chek it dot :) .. 
                                                       action dulu sebelum berangkat :)

di tengah perjalanan menikmati kuliner tempoe duloe.

gokiL banget neh kostum :D
action di tengah keramaian :)

 neh model stand , di festival malang tempoe doeloe.

                                                benteng militer :)

koleksi sepeda ontel tempoe doeloe :)

nah itu tadi sedikit berbagi pengetahuan mengenai malang tempoe doeloe, kl mau lebih jelas silahkan kunjungi malang tempoe duloe tahun depan , yang suka makan,shoping, atau sekedar jalan-jalan di jamin puasss... sayournara... tha tha .. ^__^ ....



read more
0 komentar

trveling i like it

entah tidak tau kenapa saya sangat menyukai yang namanya traveling, mungkin itu salah satu hal yang saya lakukan untuk menghilangkan rasa pusing, penat dan bosan karna banyak fikiran atau tugas-tugas dan masalah hidup.. :).

traveling yang saya lakukan kali ini adalah mengunjungi tempat refting tepatnya di "kasembon rafting" tempatnya tidak jauh dari kota kediri. saya kesana juga tidak sendiri , saya kesana bersama teman-teman saya di tambah juga beberapa teman dari teman-teman saya yang berprofesi sebagai perawat di sebuah puskesmas yang tak jauh dari tempat rafting tersebut.

awalnya saya sedikit ragu untuk ikut rafting karena jujur saja saya takut sekali dengan hal-hal yang extrim. tetapi saya selalu penasaran ingin tau rasanya rafting itu sendiri, dan akhirnya saya pun mencoba memberanikan diri. :)

di boom perrtama saya merasa tegang dan takut, serasa saya mau bilang "stop prahunya, saya mau turun di sini saja" :D, nah tapi apa daya jeritan hati saya tidak terdengar di telinga teman-teman saya , dan akhirnya pun saya merasakan di tantangan Boom.. , ternyata rasanaya tidak begitu menakutkan , malah saya ketagihan ingin ada boom lagi. :D

mau tau keseruan foto-foto ketika saya rafting d sana . cekidot ... ini dia gambar-gambar yang sempat terabadikan .. :)

di tengah-tengah derasnya air sungai,*seru :)

action ketika kamera mulai membidik

ketegangan teman-teman ketika habis melewati tantangan boom


action ciiiiisss :)

beristirahat di tengah perjalanan


mengabadikan momen setelah rafting dengan melompat bersama-sama :)

saya dan teman2 foto bersama kru pemandu rafting



sebenernya masih banya foto-foto yang ingin saya bagi, tapi mungkun lain kali saja :).
pokoknya traveling is my main..:)


read more
0 komentar

syukur alhamdullillah

syukur alhamdalah.

saya selalu bersyukur atas limpahan rahmat dan kenikmatan yang di berikan allah kepada saya ..
kemarin saya jalan-jalan malam bersama teman-teman saya kami mengunjungi sebuah caffe di sebelah jalan, sambil mendengarkan alunan musik yang di mainkan para musisi jalanan,,

di tengah-tengah saya mendengarkan alunan musik bersama teman-teman saya tiba-tiba datanglah seorang anak jalanan,yang duduk di tempat kami, yang kebetulan di antara teman kami sudah biasa akrab dengan mereka. anak kecil rambut pirang dan berpakaian se adanya , sambil membawa tas,namanya "gundul" yang satunya namanya "kecil" . saya merasa terenyuh ketika melihat anak itu karena saya merasa mereka belum waktunya untuk bekerja apalagi main di jalanan.dan tidak ter urus. seharusnya di usia mereka duduk di bangku sekolah dan belajar serta main-main dengan penuh keceriaan serta mendapatkan kasih sayang yang cukup dari keluarga dan orang tua,, tetapi apa daya dia tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal yang pasti, tetapi sungguh baik pengunjung di malam itu dan seperti malam-malam biasanya.. mereka menyayangi mereka seperti tidak ada batas antara orang berpendidikan kaya pula, untuk meneyentuh dan memberi perhatian buat mereka...

dari situ saya berfikir, bahwa seorang anak jalanan juga berhak untuk hidup di antara kita dan mendapatkan kasih sayang yang sama seperti kita. dan tidak harus memandang sebelah mata untuk mereka.

dari situ juga saya merasa bersyukur sekali karena saya lebih beruntung di banding mereka, saya masih bisa kuliah,makan enak, tempat tinggal yang nyaman, dan kasih sayang yang melimpah dari seorang ibu,keluarga dan orang-orang sekitar saya ..

thank's god,, thank's for everything
read more

PERKEMBANGAN  ILMU  MANAJEMEN
perkembangan awal teori managemen
            Ada 2 tokoh managemen yang mengawali munculnya managemen ilmiah ,yaitu Robert Owen dab Charles babbage. Robert owen (1771-1858) pada mulanya tahun 1800an Robert owen menekan kan pentingnya unsur manusia dalam produksi. Dia membuat perbaikan perbaikan dalam kondisi kerja .
·         Sejarah perkembangan teori managemen
Periode waktu
Aliran managemen
Contributor

1870-1930

Managemen ilmiah

Federick  W.taylor
Frank dan Lillian gilbreth
Henri gantt
Harington emerson

1900-1940

Teori organisasi klasik

Henri fayol
Jame d.mooney
Mary parker follett
Herbert simon
Chester I.banard

1930-1940

Hubungan manusiawi

Hawthorne studies
Elton mayo
Fritz Roethlisberger
Hugo munsterberg

1940-sekarang

Managemen modern

Abraham maslow chris
Argyris, douglas mcgregor, edgar schien , david McCleland, Robert blake & jane mouton , ernest dale, peter drucker ,dan sebagainya serta ahli-ahli operation research (management science)

MANAGEMEN DAN ORGANISASI
1.     Kekuatan social aspek-aspek budaya yang membimbing dan mempengaruhi hubungan antar manusia , yakni nilai-nilai , kebutuhan dan standart perilaku.kekuatan social yang signifikan di masa ini adalah perubahan sikap , pemikiran dan nilai-nilai yang di anut oleh karyawan dari generasi y (terkadang di sebut nexters).
2.      Kekuatan politik adalah pengaruh , lembaga politik dan hukum terhadap manusia dan organisasi. kekuatan politik mencakup berbagai pemikiran yang mendasari system politik, seperti ke utamaan self-goveretmenatau kedaulatan memerintah , hak kepemilikan , hak kontrak ,pengertian ke adilan , dan keputusan bersalah  atau tidak bersalah dalam kasus criminal.

3.     Kekuatan Ekonomi kekuatan yang memengaruhi ketersediaan , produksi dan distribusi sumberdaya suatu masyarakat di tengah persaingan pengguna. Pemerintah , lembaga militer ,gereja sekolah dan organisasi bisnis di setiap masyarakat memerlikan sumberdaya guna mencapai tujuan mereka, dan kekuatan ekonomi memengaruhi alokasi sumber daya yang langka. Satu tren adalah tumbuhnya kekuatan ekonomi Negara-negara kurang berkembang
 PERSPEKTIF KLASIK
          Perspektif managemen yang muncul pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang mengutamakan pendekatan rasional dan ilmiah terhadap ilmu managemen , serta berupaya menjadikan organisasi sebagai mesin kerja yang efisien. Praktik manajemen dapat di lacak hingga 3000 tahun sebelum masehi , yakni zaman organisasi pemerintahan pertama yang di kembangkan oleh bangsa sumeria dan mesir, namun studi formal manajemen relative masih baru. Studi awal manajemen yang kita kenal sekarang di mulai dengan apa  yang kini di sebut sebagai perspektif klasik (perspektif klasik).
MANAJEMEN ILMIAH
          Bagian dari perspektif manajemen klasik yang menekankan pekerjaan dan prktik manajemen yang berbasis ilmiah sebagai cara untuk meningkatkan efisiesi dan produksifitas pekerja.

Karakteristik manajemen ilmiah
Pendekatan umum
·         membuat metode standar untuk melakukan setiap pekerjaan
·         memilih pekerja dengan kemampuan yang sesuai untuk setiap pekerjaan
·         mengerjakan metode standar kepada pekerja
·         membantu pekerja dengan merencanakan pekerjaan mereka dan menghilangkan gangguan
·         member insentif gaji untuk pekerja yang menghasilkan output lebih banyak.
Kontribusi
·         menunjukkan pentingnya kompensasi bagi kinerja
·         menggagas penelitian yang saksama terhadap tugas dan pekerjaan
·         menunjukkan pentingnya seleksi dan penelituan personel
Kritik
·         tidak mementingkan konteks social pekerjaan dan kebutuhan pekerja yang lebih banyak
·         tidak mengakui keragaman individu
·         cenderung menyeragamkan pekerja serta mengabaikan ide-ide dan saran mereka
ORGANISASI BIOKRATIS
            Satu bagian dari perspektif klasik  adalah sebuah pendekatan sistematis yang berkembang di eropa dan memandang organisasi sbagai suatu keseluruahan. Max weber (1864-1920) seorang ahli dari jerman , memperkenalkan sebagian besar dari konsep organisasi biokratis. Bagian dari perspektif dari menagemen klasik yang menekankan menajemen secara impersonal dan rasional dengan menggunakan berbagai elemen seperti otoritas dan tanggung jawab yang di definisikan dengan jelas catatan formal dan pemisahan antara manajemen dan kepemilikan.
PRINSIP-PRINSIP ADMINISTRATIF
            Kajian kajian manajemen klasik yang mengutamakan keseluruan organisasi pekerja individu dengan merinci funsi-fungsi manajemen perencanaan ,pengelolaan pemberian pemerintah pengoordinasian,pengendalian. Contributor pndekatan ini adalah henri fayol, mary parker follet dan chester I.barnard.
            Dalam karya pentingnya generan and industrial management fayol membahas 14 prinsip umum manajemen yang beberapa di antaranya menjadi bagian dari falsafah manajemen hari ini seperti:
·         Satu komando setiap bawahan menerima perintah dari 1 dan hanya 1 atasan
·         Pembagian kerja pekerjaan manajerial dan pekerjaan teknis di bagi guna menghasilkan kinerja yang lebih banyak dan lebih baik dengan tenaga yang sama.
·         Satu arahan . aktivitas yang seragam di organisasi harus di kelompokkan di bawah 1 manajer
·         Rantai scalar .rantai otoritas di buat dari tingkat organisasi teratas hingga terbawah dan harus menyertakan semua karyawan.
PERSPEKTIV HUMANISTIK
            Perspektif humanistic perspektif managemen yang muncul abad ke-19 dan menekankan pentingnya memahami peilaku kebutuhan dan sikap manusia di tempat kerja. Mary parker follet dan chester  barnard adalah  2pendukung awal dari perspektif yang lebih humanistic
GERAKAN HUBUNGAN MANUSIA
            gerakan hubungan manusia gerakan pemikitan dan praktik manajemen yang mengutamakan terpenuhinya kebutuhan dasar pekerja sebagai factor terpenting dari meningkatnya produktivitas mereka. Eksperimen hawtorne serangkaian eksperimen mengenai produktifitas pekerja yang di mulai pada tahun 1924 di instalasi hawthorn perusahaan western elektrik di illlinois eksperimen ini menyatakan bahwa meningkatnya produksivitas pekerja di pengaruhi oleh perilaku baik dar manager selama eksperimen ini di laksanakan.
PERSPEKTIF SUMBERDAYA  MANUSIA
            Perspektif ini menyaakan bahwa menejemen yang menyatakan bahwa oekerjaan harus di rancang guna memenuhi kebutuhan tingkat tinggi dari para pekerja dengan cara memunkinkan memungkinkan mereka menggunakan potensi yang sepenuhnya. Perspektif sumberdaya manusia tetap berfokus pada partisipasi pekerja dan kepemimpinan yang bijaksana namun penekanannya bergeser sehingga mencakup tugas harian pekerja perspektif ini menggabungkan aturan perencanaan tugas kerja dengan teori motifasi. Menurut perspektif  ini pekerjaan harus di rancang sedemikian agar tidak di pandang merendahkan , tetapi justru memungkinkan pekerja untuk mengerahkan potensi mereka.
PENDEKATAN ILMU PERILAKU
            Pendekatan  ini menggunakan metode ilmiah yang memanfaatkan sosiologi , psikologi , antropologi , ekonomi serta disiplin ilmu lain untuk mengembangkan teori-teori perilaku dan interaksi manusia dalam konteks organisasi. Selain itu pendekatan ini juga bagian dari perspektif managemen humanistic yang menerapkan ilmu social dalam konteks organisasi dengan mengambil teori-teori dari ilmu ekonomi.
PERSPEKTIF ILMU MANAGEMEN
          Perspektif managemen berkembang setelah perang dunia ke II dan menerapkan ilmu matematika ,statistic dan teknik-teknik kuantitatif lainnya untuk memecahkan masalah manajerial.
BEBERAPA KECENDERUNGAN HISTORIS TERKINI
Teori system
adalah  kumpulan bagian yang saling terhubung dan berfungsi sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan yang sama.
Pandangan kontingensi
            Konsep –konsep manajemen di anggap bersifat universal yaitu apapun yang berhasil dinterapkan di 1 organisasi (gaya kepemimpinan struktur birokratis) dapat di terangkan di organisasi lain
Manajemen kualitas total
            Konsep yang berfakus untuk mengelola keseluruhan organisasi untuk memberikan kualitas yang tinggi kepada pelanggan 4 elemen penting TQM adalah keterlibatan karyawan focus kepada pelanggan tolok ukur dan perbaikan berkelanjutan.
PEMIKIRAN MANAJEMEN INOVATIF DI MASA SULIT
Organisasi pembelajaran
            Dapat di dirikan sebagai organisasi yang di dalamnya semua orang berupaya mengenali dan memecahkan masalah , sehingga memungkinkan organisasi yang di dalamnya semua orang berupaya mengenali dan memecahkan masalah  sehingga memungkinkan organisasi tersebut untuk senantiasa bereksperimen ,berubah dan melakukan peningkatan guna meningkatkan kemampuan berkembang ,belajar dan mencapai ujuan
MENGELOLA TEMPAT KERJA BERBASIS TEKNOLOGI
Manajemen rantai pasokan  adalah proses pengelola rantai urutan pemasok dan pembeki , mengurusi smua terhadap pemrosesan dari memperoleh bahan baku hingga mendistribusikan barang jadi kepada pelanggan akhir.
Manajemen hubungan pelanggan memanfaatkan teknologi informasi modern untuk berhubungan dengan pelanggan serta mengumpulkan dan mengelola data pelanggan dalam jumlah besar
Outsourching teknologi informasi juga ikut menyebabkan maraknya penerapan outsourching yaitu mengontrak organisasi lain untuk melakukan fungsi atau kegiatan tertentu yang mampu melakukan secara efisiaen biaya.
read more