formulir pendaftaran S2 brawijaya klik di sini
read more
0
komentar
keterampilan memberi motivasi
-->
read more
Pada hakekatnya hampir semua orang ingin dihargai.Hal ini
menunjukkan bahwa memperoleh penghargaan merupakan salah satu tuntutan setiap
orang dalam hidupnya sehari-hari. Karena itu jika seseorang membutuhkan
penghargaan yang lebih akan mendorong dirinya untuk memperbaiki tingkah laku
dan mening katkan cara kerjanya.
Dalam proses pembelajaran penghargaan juga mempunyai arti yang
penting. Karena dengan penghargaan memberikan penguatan atas tingkah laku
positif peserta didik. Dan akan mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif
serta bersemangat dalam belajar.Untuk itu menerapkan keterampilan memberikan
penguatan secara sistematis berdasarkan cara dan prinsip yang tepat akan
meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Keterampilan memberi penguatan adalah respon yang positif terhadap
tingkah laku peserta didik yang memungkinkan terulangnya kembali tingkah laku
tersebut
2. Tujuan
Memberi penguatan terhadap tingkah laku positif peserta didik
selama proses pembelajaran bertujuan:
a. Meningkatkan perhatian peserta didik.
b. Memudahkan peserta didik selama proses pembelajaran.
c. Membangkitkan dan memelihara motivasi.
d. Mengendalikan dan mengubah tingkah laku belajar yang negatif
kearah tingkah laku belajar yang produktif.
e. Mengatur dan mengembangkan diri sendiri dalam mengajar.
f. Mengarahkan cara berpikir tingkat tinggi.
3. Prinsip Penggunaan Keterampilan Memberi Penguatan
a. Kehangatan dan Keantusiasan
Dalam memberikan penguatan hendaknya menunjukkan kehangatan dan
keantusiasan secara efektif baik suara, mimik maupun gerakan badan.
b. Makna
Bila guru mengatakan kepada seorang peserta didik, “karangan anda
sangat baik”, padahal karangan tersebut bukan hasil karyanya, maka penguatan
yang diberikan tidak bermakna bagi peserta didik.Sebaiknya kepada peserta didik
itu guru mengatakan, ” karangan akan lebih baik jika anda berusaha sendiri”.
Dengan cara ini penguatan yang diberikan wajar dan bermakna bagi peserta didik
yang bersangkuatan.
c. Hindakan Pemberian Respon Yang Negatif;
Respon negatif seperti komentar yang bernada menghina, ejekan
kata-kata kasar, sindirian dan sebagainya, perlu dihindari karena akan
mematahkan semangat peserta didik dalam mengembangkan dirinya.
4. Komponen Keterampilan Memberi Penguatan
a. Penguatan verbal, seperti: bagus, benar, tepat; pekerjaan anda
baik sekali, saya gembira dengan hasil pekerjaan anda dan sebagainya.
b. Penguatan dengan mimik dan gerakan badan, seperti: senyuman,
anggukan, acungan jempol, tepuk tangan. Hal ini dapat diikuti dengan penguatan
verbal.
c. Penguatan dengan cara mendekati, seperti: berdiri di samping
peserta didik, berjalan menuju kearah peserta didik, duduk dekat peserta
didik/kelompok dan sebaginya. Hal ini dapat dibarengi dengan penguatan verbal.
d. Penguatan dengan sentuhan.
Guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap peserta
didik atas usaha dan penampilannya dengan cara menepuk pundak, menjabat tangan
atau mengangkat tangan peserta didik yang berprestasi di kelas. Penggunaan
penguatan ini harus bijaksanan artinya dipertimbangakan umur, jenis kelamin dan
latar kebudayaan setempat (umpamnnya mengelus-elus rambut ).
e. Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan atau tugas yang menyenangkan dapat dipakai sebagai
penguatan.Misal: peserta didik yang dapat menyelesaikan tugasnya terlebih
dahulu dan baik dapat diberi tugas untuk membantu temannya yang kesulitan dan
sebagainya.
f. Penguatan berupa simbol atau benda seperti: komentar tertulis
pada buku peserta didik, kartu bergambar, bintang, lencana dan lainnya asal
tidak terlalu mahal tapi bermakna simbolis.
Pada hakekatnya hampir semua orang ingin dihargai.Hal ini
menunjukkan bahwa memperoleh penghargaan merupakan salah satu tuntutan setiap
orang dalam hidupnya sehari-hari. Karena itu jika seseorang membutuhkan
penghargaan yang lebih akan mendorong dirinya untuk memperbaiki tingkah laku
dan mening katkan cara kerjanya.
Dalam proses pembelajaran penghargaan juga mempunyai arti yang
penting. Karena dengan penghargaan memberikan penguatan atas tingkah laku
positif peserta didik. Dan akan mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif
serta bersemangat dalam belajar.Untuk itu menerapkan keterampilan memberikan
penguatan secara sistematis berdasarkan cara dan prinsip yang tepat akan
meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Keterampilan memberi penguatan adalah respon yang positif terhadap
tingkah laku peserta didik yang memungkinkan terulangnya kembali tingkah laku
tersebut
2. Tujuan
Memberi penguatan terhadap tingkah laku positif peserta didik
selama proses pembelajaran bertujuan:
a. Meningkatkan perhatian peserta didik.
b. Memudahkan peserta didik selama proses pembelajaran.
c. Membangkitkan dan memelihara motivasi.
d. Mengendalikan dan mengubah tingkah laku belajar yang negatif
kearah tingkah laku belajar yang produktif.
e. Mengatur dan mengembangkan diri sendiri dalam mengajar.
f. Mengarahkan cara berpikir tingkat tinggi.
3. Prinsip Penggunaan Keterampilan Memberi Penguatan
a. Kehangatan dan Keantusiasan
Dalam memberikan penguatan hendaknya menunjukkan kehangatan dan
keantusiasan secara efektif baik suara, mimik maupun gerakan badan.
b. Makna
Bila guru mengatakan kepada seorang peserta didik, “karangan anda
sangat baik”, padahal karangan tersebut bukan hasil karyanya, maka penguatan
yang diberikan tidak bermakna bagi peserta didik.Sebaiknya kepada peserta didik
itu guru mengatakan, ” karangan akan lebih baik jika anda berusaha sendiri”.
Dengan cara ini penguatan yang diberikan wajar dan bermakna bagi peserta didik
yang bersangkuatan.
c. Hindakan Pemberian Respon Yang Negatif;
Respon negatif seperti komentar yang bernada menghina, ejekan
kata-kata kasar, sindirian dan sebagainya, perlu dihindari karena akan
mematahkan semangat peserta didik dalam mengembangkan dirinya.
4. Komponen Keterampilan Memberi Penguatan
a. Penguatan verbal, seperti: bagus, benar, tepat; pekerjaan anda
baik sekali, saya gembira dengan hasil pekerjaan anda dan sebagainya.
b. Penguatan dengan mimik dan gerakan badan, seperti: senyuman,
anggukan, acungan jempol, tepuk tangan. Hal ini dapat diikuti dengan penguatan
verbal.
c. Penguatan dengan cara mendekati, seperti: berdiri di samping
peserta didik, berjalan menuju kearah peserta didik, duduk dekat peserta
didik/kelompok dan sebaginya. Hal ini dapat dibarengi dengan penguatan verbal.
d. Penguatan dengan sentuhan.
Guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap peserta
didik atas usaha dan penampilannya dengan cara menepuk pundak, menjabat tangan
atau mengangkat tangan peserta didik yang berprestasi di kelas. Penggunaan
penguatan ini harus bijaksanan artinya dipertimbangakan umur, jenis kelamin dan
latar kebudayaan setempat (umpamnnya mengelus-elus rambut ).
e. Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan atau tugas yang menyenangkan dapat dipakai sebagai
penguatan.Misal: peserta didik yang dapat menyelesaikan tugasnya terlebih
dahulu dan baik dapat diberi tugas untuk membantu temannya yang kesulitan dan
sebagainya.
f. Penguatan berupa simbol atau benda seperti: komentar tertulis
pada buku peserta didik, kartu bergambar, bintang, lencana dan lainnya asal
tidak terlalu mahal tapi bermakna simbolis.
Pada hakekatnya hampir semua orang ingin dihargai.Hal ini
menunjukkan bahwa memperoleh penghargaan merupakan salah satu tuntutan setiap
orang dalam hidupnya sehari-hari. Karena itu jika seseorang membutuhkan
penghargaan yang lebih akan mendorong dirinya untuk memperbaiki tingkah laku
dan mening katkan cara kerjanya.
Dalam proses pembelajaran penghargaan juga mempunyai arti yang
penting. Karena dengan penghargaan memberikan penguatan atas tingkah laku
positif peserta didik. Dan akan mendorong dirinya untuk mengambil inisiatif
serta bersemangat dalam belajar.Untuk itu menerapkan keterampilan memberikan
penguatan secara sistematis berdasarkan cara dan prinsip yang tepat akan
meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Keterampilan memberi penguatan adalah respon yang positif terhadap
tingkah laku peserta didik yang memungkinkan terulangnya kembali tingkah laku
tersebut
2. Tujuan
Memberi penguatan terhadap tingkah laku positif peserta didik
selama proses pembelajaran bertujuan:
a. Meningkatkan perhatian peserta didik.
b. Memudahkan peserta didik selama proses pembelajaran.
c. Membangkitkan dan memelihara motivasi.
d. Mengendalikan dan mengubah tingkah laku belajar yang negatif
kearah tingkah laku belajar yang produktif.
e. Mengatur dan mengembangkan diri sendiri dalam mengajar.
f. Mengarahkan cara berpikir tingkat tinggi.
3. Prinsip Penggunaan Keterampilan Memberi Penguatan
a. Kehangatan dan Keantusiasan
Dalam memberikan penguatan hendaknya menunjukkan kehangatan dan
keantusiasan secara efektif baik suara, mimik maupun gerakan badan.
b. Makna
Bila guru mengatakan kepada seorang peserta didik, “karangan anda
sangat baik”, padahal karangan tersebut bukan hasil karyanya, maka penguatan
yang diberikan tidak bermakna bagi peserta didik.Sebaiknya kepada peserta didik
itu guru mengatakan, ” karangan akan lebih baik jika anda berusaha sendiri”.
Dengan cara ini penguatan yang diberikan wajar dan bermakna bagi peserta didik
yang bersangkuatan.
c. Hindakan Pemberian Respon Yang Negatif;
Respon negatif seperti komentar yang bernada menghina, ejekan
kata-kata kasar, sindirian dan sebagainya, perlu dihindari karena akan
mematahkan semangat peserta didik dalam mengembangkan dirinya.
4. Komponen Keterampilan Memberi Penguatan
a. Penguatan verbal, seperti: bagus, benar, tepat; pekerjaan anda
baik sekali, saya gembira dengan hasil pekerjaan anda dan sebagainya.
b. Penguatan dengan mimik dan gerakan badan, seperti: senyuman,
anggukan, acungan jempol, tepuk tangan. Hal ini dapat diikuti dengan penguatan
verbal.
c. Penguatan dengan cara mendekati, seperti: berdiri di samping
peserta didik, berjalan menuju kearah peserta didik, duduk dekat peserta
didik/kelompok dan sebaginya. Hal ini dapat dibarengi dengan penguatan verbal.
d. Penguatan dengan sentuhan.
Guru dapat menyatakan persetujuan dan penghargaan terhadap peserta
didik atas usaha dan penampilannya dengan cara menepuk pundak, menjabat tangan
atau mengangkat tangan peserta didik yang berprestasi di kelas. Penggunaan
penguatan ini harus bijaksanan artinya dipertimbangakan umur, jenis kelamin dan
latar kebudayaan setempat (umpamnnya mengelus-elus rambut ).
e. Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan
Kegiatan atau tugas yang menyenangkan dapat dipakai sebagai
penguatan.Misal: peserta didik yang dapat menyelesaikan tugasnya terlebih
dahulu dan baik dapat diberi tugas untuk membantu temannya yang kesulitan dan
sebagainya.
f. Penguatan berupa simbol atau benda seperti: komentar tertulis
pada buku peserta didik, kartu bergambar, bintang, lencana dan lainnya asal
tidak terlalu mahal tapi bermakna simbolis.
0
komentar
-->
action dulu sebelum berangkat :)
benteng militer :)
read more
FestivaL malang tempoe doeloe
-->
FeSTIVAL MALANG TEMPOE DULU
Festival malang tempo
dulu adalah vestifal yang di adakan tiap tahum di kota malang hal ini di
lakukan untuk mengingat kembali kota malang sebelum menjadi koota besar seperti
sekarang, seperti tahun-tahun sebelumnya lokasi malang tempo dulu di adakan di
jalan besar ijen. Dan tahun ini tema yang di usung adalah world heritage site
yang artinya yaitu “ malang sebagai situs warisan dunia”. Dalam iven ini
atmosfer tempoe doeloe, mulai dari setting lokasi , dekorasi tiap panggung ,
dekorasi stand sampai dengan kostum pengunjung mendekati suasana tempoe doeloe
( y meski tiap pengunjung tidak di haruskan menggunakan kostum “tempoe doeloe” :))
Di malang tempoe doeloe pengunjung
dapat menikmati berbagai suguhan jajanan ala tempo doeloe seperti “Gulali”
“gula kacang” “kacang rebus” “ cenil” “tebu” dll , tidak hanya itu di malang
tempoe doloe juga terdapat berbagai panggung pertunjukan kesenian tradisional
seperti “wayang kulit” tapi kesenian modern jg ada sih J , lomba-lomba stand yang
menjual sooevenir bernuansa tempoe
doeloe , pokoknya yang berbau tempo doeloe
itu ada semua di malang tempoe doeloe ( jd di malang tempoe doeloe gw bs
bernostalgia teringat waktu masih kecil dulu hehe..)
Tahun ini kali ke 3 saya jalan-jalan
di malang tempoe duloe , mungkin dari ke 3nya itu yang paling seru ya kali ke 3
ini,, karena di tahun ini saya bisa jalan di malang tempoe doeloe dengan banyak
teman kalau yang sebelum sebelumnya mungkin Cuma sama 2 orang atau 5 orang tapi
tahun ini bener-bener rame.. temen kos,temen kampus. Tidak hanya itu kami juga
pakai kostum seperti tempoe doeloe... J. Neh aq kasih liat
foto-foto yang sempat di abadikan di tengah2 keasyikan penjalannan kami... chek
it dot :) ..
di tengah perjalanan menikmati kuliner tempoe duloe.
gokiL banget neh kostum :D
action di tengah keramaian :)
neh model stand , di festival malang tempoe doeloe.
koleksi sepeda ontel tempoe doeloe :)
nah itu tadi sedikit berbagi pengetahuan mengenai malang tempoe doeloe, kl mau lebih jelas silahkan kunjungi malang tempoe duloe tahun depan , yang suka makan,shoping, atau sekedar jalan-jalan di jamin puasss... sayournara... tha tha .. ^__^ ....
0
komentar
trveling i like it
entah tidak tau kenapa saya sangat menyukai yang namanya traveling, mungkin itu salah satu hal yang saya lakukan untuk menghilangkan rasa pusing, penat dan bosan karna banyak fikiran atau tugas-tugas dan masalah hidup.. :).
traveling yang saya lakukan kali ini adalah mengunjungi tempat refting tepatnya di "kasembon rafting" tempatnya tidak jauh dari kota kediri. saya kesana juga tidak sendiri , saya kesana bersama teman-teman saya di tambah juga beberapa teman dari teman-teman saya yang berprofesi sebagai perawat di sebuah puskesmas yang tak jauh dari tempat rafting tersebut.
awalnya saya sedikit ragu untuk ikut rafting karena jujur saja saya takut sekali dengan hal-hal yang extrim. tetapi saya selalu penasaran ingin tau rasanya rafting itu sendiri, dan akhirnya saya pun mencoba memberanikan diri. :)
di boom perrtama saya merasa tegang dan takut, serasa saya mau bilang "stop prahunya, saya mau turun di sini saja" :D, nah tapi apa daya jeritan hati saya tidak terdengar di telinga teman-teman saya , dan akhirnya pun saya merasakan di tantangan Boom.. , ternyata rasanaya tidak begitu menakutkan , malah saya ketagihan ingin ada boom lagi. :D
mau tau keseruan foto-foto ketika saya rafting d sana . cekidot ... ini dia gambar-gambar yang sempat terabadikan .. :)
sebenernya masih banya foto-foto yang ingin saya bagi, tapi mungkun lain kali saja :).
pokoknya traveling is my main..:)
read more
traveling yang saya lakukan kali ini adalah mengunjungi tempat refting tepatnya di "kasembon rafting" tempatnya tidak jauh dari kota kediri. saya kesana juga tidak sendiri , saya kesana bersama teman-teman saya di tambah juga beberapa teman dari teman-teman saya yang berprofesi sebagai perawat di sebuah puskesmas yang tak jauh dari tempat rafting tersebut.
awalnya saya sedikit ragu untuk ikut rafting karena jujur saja saya takut sekali dengan hal-hal yang extrim. tetapi saya selalu penasaran ingin tau rasanya rafting itu sendiri, dan akhirnya saya pun mencoba memberanikan diri. :)
di boom perrtama saya merasa tegang dan takut, serasa saya mau bilang "stop prahunya, saya mau turun di sini saja" :D, nah tapi apa daya jeritan hati saya tidak terdengar di telinga teman-teman saya , dan akhirnya pun saya merasakan di tantangan Boom.. , ternyata rasanaya tidak begitu menakutkan , malah saya ketagihan ingin ada boom lagi. :D
mau tau keseruan foto-foto ketika saya rafting d sana . cekidot ... ini dia gambar-gambar yang sempat terabadikan .. :)
di tengah-tengah derasnya air sungai,*seru :)
action ketika kamera mulai membidik
ketegangan teman-teman ketika habis melewati tantangan boom
action ciiiiisss :)
beristirahat di tengah perjalanan
mengabadikan momen setelah rafting dengan melompat bersama-sama :)
saya dan teman2 foto bersama kru pemandu rafting
pokoknya traveling is my main..:)
0
komentar
syukur alhamdullillah
syukur alhamdalah.
saya selalu bersyukur atas limpahan rahmat dan kenikmatan yang di berikan allah kepada saya ..
kemarin saya jalan-jalan malam bersama teman-teman saya kami mengunjungi sebuah caffe di sebelah jalan, sambil mendengarkan alunan musik yang di mainkan para musisi jalanan,,
di tengah-tengah saya mendengarkan alunan musik bersama teman-teman saya tiba-tiba datanglah seorang anak jalanan,yang duduk di tempat kami, yang kebetulan di antara teman kami sudah biasa akrab dengan mereka. anak kecil rambut pirang dan berpakaian se adanya , sambil membawa tas,namanya "gundul" yang satunya namanya "kecil" . saya merasa terenyuh ketika melihat anak itu karena saya merasa mereka belum waktunya untuk bekerja apalagi main di jalanan.dan tidak ter urus. seharusnya di usia mereka duduk di bangku sekolah dan belajar serta main-main dengan penuh keceriaan serta mendapatkan kasih sayang yang cukup dari keluarga dan orang tua,, tetapi apa daya dia tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal yang pasti, tetapi sungguh baik pengunjung di malam itu dan seperti malam-malam biasanya.. mereka menyayangi mereka seperti tidak ada batas antara orang berpendidikan kaya pula, untuk meneyentuh dan memberi perhatian buat mereka...
dari situ saya berfikir, bahwa seorang anak jalanan juga berhak untuk hidup di antara kita dan mendapatkan kasih sayang yang sama seperti kita. dan tidak harus memandang sebelah mata untuk mereka.
dari situ juga saya merasa bersyukur sekali karena saya lebih beruntung di banding mereka, saya masih bisa kuliah,makan enak, tempat tinggal yang nyaman, dan kasih sayang yang melimpah dari seorang ibu,keluarga dan orang-orang sekitar saya ..
thank's god,, thank's for everything
read more
saya selalu bersyukur atas limpahan rahmat dan kenikmatan yang di berikan allah kepada saya ..
kemarin saya jalan-jalan malam bersama teman-teman saya kami mengunjungi sebuah caffe di sebelah jalan, sambil mendengarkan alunan musik yang di mainkan para musisi jalanan,,
di tengah-tengah saya mendengarkan alunan musik bersama teman-teman saya tiba-tiba datanglah seorang anak jalanan,yang duduk di tempat kami, yang kebetulan di antara teman kami sudah biasa akrab dengan mereka. anak kecil rambut pirang dan berpakaian se adanya , sambil membawa tas,namanya "gundul" yang satunya namanya "kecil" . saya merasa terenyuh ketika melihat anak itu karena saya merasa mereka belum waktunya untuk bekerja apalagi main di jalanan.dan tidak ter urus. seharusnya di usia mereka duduk di bangku sekolah dan belajar serta main-main dengan penuh keceriaan serta mendapatkan kasih sayang yang cukup dari keluarga dan orang tua,, tetapi apa daya dia tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal yang pasti, tetapi sungguh baik pengunjung di malam itu dan seperti malam-malam biasanya.. mereka menyayangi mereka seperti tidak ada batas antara orang berpendidikan kaya pula, untuk meneyentuh dan memberi perhatian buat mereka...
dari situ saya berfikir, bahwa seorang anak jalanan juga berhak untuk hidup di antara kita dan mendapatkan kasih sayang yang sama seperti kita. dan tidak harus memandang sebelah mata untuk mereka.
dari situ juga saya merasa bersyukur sekali karena saya lebih beruntung di banding mereka, saya masih bisa kuliah,makan enak, tempat tinggal yang nyaman, dan kasih sayang yang melimpah dari seorang ibu,keluarga dan orang-orang sekitar saya ..
thank's god,, thank's for everything
PERKEMBANGAN ILMU
MANAJEMEN
perkembangan
awal teori managemen
Ada 2 tokoh
managemen yang mengawali munculnya managemen ilmiah ,yaitu Robert Owen dab
Charles babbage. Robert owen (1771-1858) pada mulanya tahun 1800an Robert owen
menekan kan pentingnya unsur manusia dalam produksi. Dia membuat perbaikan
perbaikan dalam kondisi kerja .
·
Sejarah perkembangan teori managemen
|
Periode
waktu
|
Aliran managemen
|
Contributor
|
|
1870-1930
|
Managemen ilmiah
|
Federick W.taylor
Frank dan Lillian gilbreth
Henri gantt
Harington emerson
|
|
1900-1940
|
Teori organisasi klasik
|
Henri fayol
Jame d.mooney
Mary parker follett
Herbert simon
Chester I.banard
|
|
1930-1940
|
Hubungan manusiawi
|
Hawthorne studies
Elton mayo
Fritz Roethlisberger
Hugo munsterberg
|
|
1940-sekarang
|
Managemen modern
|
Abraham maslow chris
Argyris, douglas mcgregor, edgar schien , david McCleland, Robert
blake & jane mouton , ernest dale, peter drucker ,dan sebagainya serta
ahli-ahli operation research (management science)
|
MANAGEMEN DAN ORGANISASI
1.
Kekuatan
social aspek-aspek budaya yang membimbing dan mempengaruhi
hubungan antar manusia , yakni nilai-nilai , kebutuhan dan standart perilaku.kekuatan
social yang signifikan di masa ini adalah perubahan sikap , pemikiran dan
nilai-nilai yang di anut oleh karyawan dari generasi y (terkadang di sebut
nexters).
2.
Kekuatan politik adalah pengaruh
, lembaga politik dan hukum terhadap manusia dan organisasi. kekuatan
politik mencakup berbagai pemikiran yang mendasari system politik, seperti ke
utamaan self-goveretmenatau kedaulatan memerintah , hak kepemilikan , hak
kontrak ,pengertian ke adilan , dan keputusan bersalah atau tidak bersalah dalam kasus criminal.
3.
Kekuatan
Ekonomi kekuatan yang memengaruhi ketersediaan , produksi
dan distribusi sumberdaya suatu masyarakat di tengah persaingan pengguna.
Pemerintah , lembaga militer ,gereja sekolah dan organisasi bisnis di setiap
masyarakat memerlikan sumberdaya guna mencapai tujuan mereka, dan kekuatan
ekonomi memengaruhi alokasi sumber daya yang langka. Satu tren adalah tumbuhnya
kekuatan ekonomi Negara-negara kurang berkembang
PERSPEKTIF KLASIK
Perspektif managemen yang muncul pada
abad ke-19 dan awal abad ke-20 yang mengutamakan pendekatan rasional dan ilmiah
terhadap ilmu managemen , serta berupaya menjadikan organisasi sebagai mesin
kerja yang efisien. Praktik manajemen dapat di lacak hingga 3000 tahun sebelum
masehi , yakni zaman organisasi pemerintahan pertama yang di kembangkan oleh
bangsa sumeria dan mesir, namun studi formal manajemen relative masih baru.
Studi awal manajemen yang kita kenal sekarang di mulai dengan apa yang kini di sebut sebagai perspektif klasik
(perspektif klasik).
MANAJEMEN ILMIAH
Bagian dari perspektif manajemen klasik
yang menekankan pekerjaan dan prktik manajemen yang berbasis ilmiah sebagai
cara untuk meningkatkan efisiesi dan produksifitas pekerja.
Karakteristik
manajemen ilmiah
Pendekatan
umum
·
membuat metode standar untuk melakukan
setiap pekerjaan
·
memilih pekerja dengan kemampuan yang
sesuai untuk setiap pekerjaan
·
mengerjakan metode standar kepada
pekerja
·
membantu pekerja dengan merencanakan pekerjaan
mereka dan menghilangkan gangguan
·
member insentif gaji untuk pekerja yang
menghasilkan output lebih banyak.
Kontribusi
·
menunjukkan pentingnya kompensasi bagi
kinerja
·
menggagas penelitian yang saksama
terhadap tugas dan pekerjaan
·
menunjukkan pentingnya seleksi dan
penelituan personel
Kritik
·
tidak mementingkan konteks social
pekerjaan dan kebutuhan pekerja yang lebih banyak
·
tidak mengakui keragaman individu
·
cenderung menyeragamkan pekerja serta
mengabaikan ide-ide dan saran mereka
ORGANISASI BIOKRATIS
Satu bagian dari perspektif klasik adalah sebuah pendekatan sistematis yang
berkembang di eropa dan memandang organisasi sbagai suatu keseluruahan. Max
weber (1864-1920) seorang ahli dari jerman , memperkenalkan sebagian besar dari
konsep organisasi biokratis. Bagian dari perspektif dari menagemen klasik yang
menekankan menajemen secara impersonal dan rasional dengan menggunakan berbagai
elemen seperti otoritas dan tanggung jawab yang di definisikan dengan jelas
catatan formal dan pemisahan antara manajemen dan kepemilikan.
PRINSIP-PRINSIP
ADMINISTRATIF
Kajian kajian manajemen klasik yang mengutamakan
keseluruan organisasi pekerja individu dengan merinci funsi-fungsi manajemen
perencanaan ,pengelolaan pemberian pemerintah pengoordinasian,pengendalian.
Contributor pndekatan ini adalah henri fayol, mary parker follet dan chester
I.barnard.
Dalam karya pentingnya generan and industrial management
fayol membahas 14 prinsip umum manajemen yang beberapa di antaranya menjadi
bagian dari falsafah manajemen hari ini seperti:
·
Satu
komando setiap bawahan menerima perintah dari 1 dan hanya 1
atasan
·
Pembagian
kerja pekerjaan manajerial dan pekerjaan teknis di bagi
guna menghasilkan kinerja yang lebih banyak dan lebih baik dengan tenaga yang
sama.
·
Satu
arahan . aktivitas yang seragam di organisasi harus di
kelompokkan di bawah 1 manajer
·
Rantai
scalar .rantai otoritas di buat dari tingkat organisasi
teratas hingga terbawah dan harus menyertakan semua karyawan.
PERSPEKTIV HUMANISTIK
Perspektif humanistic perspektif managemen yang muncul
abad ke-19 dan menekankan pentingnya memahami peilaku kebutuhan dan sikap
manusia di tempat kerja. Mary parker follet dan chester barnard adalah 2pendukung awal dari perspektif yang lebih
humanistic
GERAKAN
HUBUNGAN MANUSIA
gerakan hubungan
manusia gerakan pemikitan dan praktik manajemen yang mengutamakan terpenuhinya
kebutuhan dasar pekerja sebagai factor terpenting dari meningkatnya
produktivitas mereka. Eksperimen hawtorne serangkaian eksperimen mengenai
produktifitas pekerja yang di mulai pada tahun 1924 di instalasi hawthorn
perusahaan western elektrik di illlinois eksperimen ini menyatakan bahwa
meningkatnya produksivitas pekerja di pengaruhi oleh perilaku baik dar manager
selama eksperimen ini di laksanakan.
PERSPEKTIF
SUMBERDAYA MANUSIA
Perspektif ini
menyaakan bahwa menejemen yang menyatakan bahwa oekerjaan harus di rancang guna
memenuhi kebutuhan tingkat tinggi dari para pekerja dengan cara memunkinkan
memungkinkan mereka menggunakan potensi yang sepenuhnya. Perspektif sumberdaya
manusia tetap berfokus pada partisipasi pekerja dan kepemimpinan yang bijaksana
namun penekanannya bergeser sehingga mencakup tugas harian pekerja perspektif
ini menggabungkan aturan perencanaan tugas kerja dengan teori motifasi. Menurut
perspektif ini pekerjaan harus di
rancang sedemikian agar tidak di pandang merendahkan , tetapi justru
memungkinkan pekerja untuk mengerahkan potensi mereka.
PENDEKATAN
ILMU PERILAKU
Pendekatan ini menggunakan metode ilmiah yang
memanfaatkan sosiologi , psikologi , antropologi , ekonomi serta disiplin ilmu
lain untuk mengembangkan teori-teori perilaku dan interaksi manusia dalam
konteks organisasi. Selain itu pendekatan ini juga bagian dari perspektif
managemen humanistic yang menerapkan ilmu social dalam konteks organisasi
dengan mengambil teori-teori dari ilmu ekonomi.
PERSPEKTIF ILMU
MANAGEMEN
Perspektif managemen berkembang setelah perang
dunia ke II dan menerapkan ilmu matematika ,statistic dan teknik-teknik
kuantitatif lainnya untuk memecahkan masalah manajerial.
BEBERAPA
KECENDERUNGAN HISTORIS TERKINI
Teori
system
adalah
kumpulan
bagian yang saling terhubung dan berfungsi sebagai suatu kesatuan untuk
mencapai tujuan yang sama.
Pandangan
kontingensi
Konsep –konsep manajemen di anggap bersifat universal
yaitu apapun yang berhasil dinterapkan di 1 organisasi (gaya kepemimpinan struktur
birokratis) dapat di terangkan di organisasi lain
Manajemen
kualitas total
Konsep yang
berfakus untuk mengelola keseluruhan organisasi untuk memberikan kualitas yang
tinggi kepada pelanggan 4 elemen penting TQM adalah keterlibatan karyawan focus
kepada pelanggan tolok ukur dan perbaikan berkelanjutan.
PEMIKIRAN
MANAJEMEN INOVATIF DI MASA SULIT
Organisasi
pembelajaran
Dapat di dirikan
sebagai organisasi yang di dalamnya semua orang berupaya mengenali dan
memecahkan masalah , sehingga memungkinkan organisasi yang di dalamnya semua
orang berupaya mengenali dan memecahkan masalah
sehingga memungkinkan organisasi tersebut untuk senantiasa bereksperimen
,berubah dan melakukan peningkatan guna meningkatkan kemampuan berkembang
,belajar dan mencapai ujuan
MENGELOLA
TEMPAT KERJA BERBASIS TEKNOLOGI
Manajemen
rantai pasokan adalah proses pengelola rantai urutan pemasok
dan pembeki , mengurusi smua terhadap pemrosesan dari memperoleh bahan baku
hingga mendistribusikan barang jadi kepada pelanggan akhir.
Manajemen
hubungan pelanggan memanfaatkan teknologi informasi modern
untuk berhubungan dengan pelanggan serta mengumpulkan dan mengelola data
pelanggan dalam jumlah besar
Outsourching
teknologi
informasi juga ikut menyebabkan maraknya penerapan outsourching yaitu
mengontrak organisasi lain untuk melakukan fungsi atau kegiatan tertentu yang
mampu melakukan secara efisiaen biaya.
Langganan:
Postingan (Atom)













